KOMANDO Peduli, Gerakan Solidaritas Dari Batam Untuk Saudara Di NTT

Batam, BR – Rasa kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan keluarga besar Komunitas Andalan Driver Online (KOMANDO). Selasa (18/8).

Melalui gerakan ” KOMANDO PEDULI NTT “, para driver online di Kota Batam, mengajak masyarakat ikut bergerak membantu saudara – saudara di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Umum KOMANDO, Feryandi Tarigan, S.H., mengatakan, gerakan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian kemanusiaan. Menurutnya, kepedulian tidak dibatasi oleh jarak maupun hubungan darah.

” Kami percaya ketika saudara kita membutuhkan bantuan, maka kita memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan membantu sesuai kemampuan masing -masing,” Kata Feryandi.

Dalam pelaksanaannya, KOMANDO akan melakukan penggalangan dana di sejumlah lampu merah di Kota Batam. Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 18 Agustus –  18 September 2026.

BACA JUGA:  Perempuan Terjun dari Lantai 4 Spa di Batam, Ini Penjelasan Polisi

KOMANDO mengajak seluruh masyarakat Batam, mulai dari pengguna jalan, pelaku usaha, komunitas, organisasi hingga berbagai elemen masyarakat lainnya untuk ikut mengambil bagian.

Pesan yang diusung sederhana, namun sarat makna : tidak perlu menunggu memiliki banyak untuk berbagi. Sebab, bantuan kecil yang dikumpulkan dari banyak orang dapat menjadi, sesuatu yang berarti bagi mereka yang membutuhkan.

KOMANDO juga mengajak kalangan media untuk ikut, menyebarluaskan informasi mengenai gerakan tersebut. Harapannya, semakin luas informasi diterima masyarakat, semakin besar pula partisipasi yang dapat dihimpun.

” Kami berharap gerakan ini dapat berjalan dengan tertib, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini adalah gerakan kemanusiaan dan solidaritas,” tegasnya.

Bagi KOMANDO, aksi tersebut bukan sekadar pengumpulan donasi di persimpangan jalan. Lebih dari itu, gerakan ini menjadi pesan bahwa kepedulian masih memiliki tempat di tengah kehidupan masyarakat perkotaan.

BACA JUGA:  Breaking News : Blackout Batam Berangsur Pulih, Kini Tersisa Satu Penyulang Di Kawasan Piayu

Dari Batam, semangat solidaritas itu diarahkan kepada saudara – saudara di NTT.

” KOMANDO PEDULI NTT “.

Dari Batam untuk Saudara di NTT.

” Tidak Harus Sedarah untuk Bersaudara. Salam Satu Aspal “.     (78). 

 

Red.