Menkes Budi Gunadi Sadikin Resmikan Layanan Aneurisma Otak Perdana di RSUD Embung Fatimah

Batam, BR – Penguatan layanan kesehatan di Batam memasuki babak baru. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin datang langsung ke RSUD Embung Fatimah, Batam, Jumat (28/8) pagi.

Kunjungan tersebut berkaitan dengan dimulainya layanan clipping cerebral aneurysma, sebuah tindakan medis untuk menangani aneurisma atau pelebaran tidak normal pada pembuluh darah otak.

Kehadiran layanan ini menjadi perhatian karena pasien dengan kondisi tersebut, kini memiliki akses penanganan di Batam tanpa harus langsung, mencari rumah sakit rujukan di luar daerah.

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, keberadaan dokter dan fasilitas yang mendukung tindakan tersebut membuat pasien tidak perlu lagi dirujuk ke Medan maupun Jakarta.

” Dengan adanya dokter dan fasilitas yang sudah ada, pasien tidak perlu dirujuk ke Medan atau Jakarta lagi, bisa langsung di sini,” kata Budi.

BACA JUGA:  Antrean Bio Solar Mengular di Batam, Pertamina Sebut Pasokan dari Depot Normal

Menurut Budi, keberadaan layanan itu juga berkaitan dengan kecepatan penanganan. Dalam kasus stroke dan gangguan pembuluh darah otak, waktu menjadi faktor yang sangat menentukan.

” Lebih nyaman karena keluarganya juga ada di sini dan kita percepat waktu penanganan. Karena stroke itu harus cepat ditangani,” ujarnya.

Budi juga mengaku memberikan apresiasi terhadap RSUD Embung Fatimah, karena tindakan clipping aneurisma tersebut, sudah dapat dilakukan di tingkat rumah sakit daerah.

” Saya sebenarnya melihat operasi clipping ini pertama kali dilakukan di level kabupaten/kota. Jadi saya kagum sekali dan ingin datang melihat karena ini menyelamatkan nyawa,” katanya.

Pertama di Kepulauan Riau

Direktur RSUD Embung Fatimah Raden Roro Sri Widjayanti Suryandari mengatakan, layanan clipping pembuluh darah otak tersebut menjadi layanan perdana, di rumah sakitnya sekaligus yang pertama di Kepulauan Riau.

BACA JUGA:  Laundry Kiloan Tawarkan Promo Cuci 20 Kg Gratis 3 Kg, Antar Jemput Tanpa Biaya

” Ini merupakan operasi yang belum pernah sama sekali di Kepulauan Riau. Baru ini satu -satunya di Kepulauan Riau, yaitu clipping pembuluh darah otak,” ujarnya.

Pelaksanaan tindakan tersebut melibatkan dokter spesialis bedah saraf RSUD Embung Fatimah, bersama tim dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Mahar Mardjono, melalui program Proctoring Clipping Cerebral Aneurysma.

Bagi Batam, hadirnya layanan ini bukan hanya soal bertambahnya jenis tindakan medis. Lebih jauh, layanan tersebut membuka peluang agar pasien dengan kasus tertentu, dapat memperoleh penanganan lebih dekat dengan keluarga, tanpa harus menempuh perjalanan ke luar daerah.

RSUD Embung Fatimah kini menghadapi tantangan berikutnya, yakni memastikan layanan tersebut dapat terus berjalan dengan dukungan tenaga medis, fasilitas, serta sistem pelayanan yang memadai.

BACA JUGA:  Subuh Keliling Di Masjid Agung Baitul Makmur, Polsek Siantan Perkuat Silaturahmi Dengan Masyarakat

Kedatangan Menkes Budi Gunadi Sadikin sekaligus menjadi momentum penting, bagi RSUD Embung Fatimah untuk menunjukkan bahwa rumah sakit daerah, juga mampu mengembangkan layanan medis dengan tingkat penanganan yang semakin tinggi.

Kini masyarakat Kepri memiliki pilihan layanan yang lebih dekat. Tinggal bagaimana layanan tersebut terus dijaga kualitas dan keberlangsungannya.   (78). 

 

Red.