Polisi Menyapa Anak – Anak Di Pesisir Anambas, Kedekatan Dibangun Dari Hal Sederhana

Anambas, BR – Sebuah perahu menjadi tempat sederhana bagi personel Polsek Siantan, Polres Kepulauan Anambas, untuk membangun kedekatan dengan masyarakat, Selasa (6/10).

Bukan operasi kepolisian ataupun kegiatan seremonial. Kali ini, sejumlah personel justru terlihat berbaur dan bercengkerama dengan anak – anak di wilayah pesisir.

Suasana berlangsung santai. Senyum dan tawa anak – anak mewarnai pertemuan tersebut. Bagi masyarakat kepulauan yang sehari – hari akrab dengan laut dan perahu, kehadiran polisi di tengah aktivitas warga menjadi pemandangan yang cukup berarti.

Kedekatan semacam ini menjadi salah satu cara kepolisian membangun komunikasi dengan masyarakat. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan atau persoalan hukum, tetapi juga berupaya hadir dalam kehidupan sosial warga.

Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Misbachul Munir, S.I.K., M.H., mendorong jajarannya untuk mengedepankan pendekatan profesional dan humanis dalam menjalankan tugas.

Arahan tersebut kemudian diterapkan jajaran Polsek Siantan di bawah kepemimpinan IPTU Dodi Setiawan, S.H., M.H.

Dodi menilai membangun rasa aman tidak selalu harus dilakukan melalui kegiatan besar. Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat merupakan bagian penting dari tugas kepolisian, termasuk membangun hubungan positif dengan anak -anak sejak dini.

” Kami ingin polisi hadir lebih dekat dengan masyarakat. Menyapa, mendengar dan berinteraksi secara langsung merupakan bagian dari upaya membangun rasa aman dan kepercayaan, termasuk dengan anak -anak,” kata Dodi.

Bagi anak – anak, pertemuan itu mungkin hanya menjadi momen singkat bersama polisi. Namun dari sisi kepolisian, interaksi tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan sosok polisi, sebagai pelindung dan pengayom yang dapat hadir secara ramah di tengah masyarakat.

Terlebih di wilayah kepulauan seperti Anambas, karakter geografis membuat kedekatan personel dengan warga, menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan kepercayaan.

Pesan yang terlihat dari pertemuan sederhana itu pun cukup jelas : pelayanan kepolisian tidak selalu harus hadir dalam suasana formal.

Kadang, sebuah sapaan, senyuman dan kesediaan untuk duduk bersama warga justru menjadi cara sederhana, untuk menunjukkan bahwa polisi berada dekat dengan masyarakat.   (78). 

 

red. 

Exit mobile version