Antusiasme Siswa MAN 2 Batam Belajar Jurnalistik, IWO Kepri Tekankan Verifikasi Informasi

Batam, BR – Puluhan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Batam mendapat kesempatan, mengenal lebih dekat dunia jurnalistik melalui pelatihan yang digelar di Aula Kelas Digital MAN 2 Batam, Kelurahan Bengkong Laut, Kecamatan Bengkong, Sabtu (5/9).

Kegiatan tersebut menggandeng Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebagai pemateri. Para siswa tidak hanya diperkenalkan pada teknik dasar penulisan berita, tetapi juga diajak memahami bagaimana sebuah informasi harus diproses sebelum disampaikan kepada publik.

Antusiasme peserta terlihat sejak kegiatan dimulai. Dari kuota yang semula disiapkan sebanyak 30 orang, jumlah pendaftar justru mencapai 40 siswa dari total sekitar 656 siswa MAN 2 Batam.

Wakil Kepala MAN 2 Batam Bidang Humas, Maswandi Tanjung, yang mewakili Kepala MAN 2 Batam Eka Nopriyandri, menyebut tingginya minat tersebut menjadi sinyal positif bahwa siswa memiliki ketertarikan terhadap dunia jurnalistik dan literasi informasi.

BACA JUGA:  Laundry Kiloan Tawarkan Promo Cuci 20 Kg Gratis 3 Kg, Antar Jemput Tanpa Biaya

Menurutnya, kemampuan menulis di tengah derasnya arus informasi digital harus dibarengi dengan kemampuan membedakan fakta, opini maupun informasi yang belum terverifikasi.

” Sekarang siapa saja bisa menulis dan menyebarkan informasi. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita memastikan informasi tersebut benar, bukan sekadar opini, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Maswandi.

Ia berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada kemampuan teknis membuat berita. Lebih dari itu, para siswa diharapkan memiliki pola pikir kritis ketika menerima informasi yang beredar di media sosial maupun berbagai platform digital.

IWO Kepri Bekali Siswa dengan Dasar-Dasar Jurnalistik

Ketua PW IWO Kepri, Aidil Fitra Nasution, bersama jajaran organisasi tersebut hadir memberikan materi kepada para peserta. Dalam pelatihan, siswa mendapatkan pemahaman mengenai dasar – dasar jurnalistik, teknik menggali informasi, penyusunan berita hingga pentingnya menjaga akurasi dan keberimbangan dalam pemberitaan.

BACA JUGA:  Antrean Bio Solar Mengular di Batam, Pertamina Sebut Pasokan dari Depot Normal

Materi juga disampaikan oleh Dewan Etik PW IWO Kepri, Sholihul Abidin, S.Sos.I., M.I.Kom, serta Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan PW IWO Kepri sekaligus Direktur Harian Haluan Kepri, Damri, SH.I.

Kehadiran para praktisi media tersebut memberikan gambaran langsung kepada siswa, mengenai bagaimana proses kerja jurnalistik berlangsung di lapangan.

Aidil mengatakan, literasi jurnalistik bagi pelajar menjadi penting di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat.

Menurutnya, generasi muda saat ini merupakan kelompok yang paling dekat dengan media sosial. Karena itu, mereka perlu dibekali kemampuan untuk tidak mudah percaya, apalagi ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

” Jurnalistik bukan hanya soal menulis. Ada tanggung jawab di balik setiap informasi yang disampaikan kepada publik. Karena itu, sejak usia sekolah penting ditanamkan budaya cek dan verifikasi sebelum menyebarkan sebuah informasi,” kata Aidil.

BACA JUGA:  Breaking News : Blackout Batam Berangsur Pulih, Kini Tersisa Satu Penyulang Di Kawasan Piayu

Ia menilai sekolah merupakan salah satu ruang strategis untuk menanamkan budaya literasi, sekaligus memperkenalkan profesi jurnalistik kepada generasi muda.

PW IWO Kepri, lanjutnya, terbuka untuk membangun kerja sama berkelanjutan dengan lembaga pendidikan di Kepri, khususnya dalam kegiatan literasi media, jurnalistik dan edukasi mengenai etika bermedia.

Sementara pihak MAN 2 Batam berharap kegiatan tersebut, dapat menjadi langkah awal untuk membangun ruang kreativitas baru bagi siswa, sekaligus mendorong lahirnya pelajar yang tidak hanya mampu menghasilkan tulisan, tetapi juga kritis dan bertanggung jawab dalam mengonsumsi maupun menyebarkan informasi. (78). 

 

Red.