Bareskrim Gerebek HH Club Batam, 32 Orang Diamankan, Garis Polisi Masih Terpasang

Batam, BR – Aktivitas di tempat hiburan malam HH Club Planet 3.0 Pub & KTV di kawasan Jodoh, Kota Batam, mendadak terhenti setelah lokasi tersebut digerebek Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri, Senin (10/8/) dini hari.

Pantauan awak media di lokasi pada Senin siang memperlihatkan, akses menuju area HH Club masih tertutup. Garis polisi terpasang di bagian depan lokasi, menjadi penanda bahwa tempat hiburan malam tersebut, masih dalam penanganan aparat penegak hukum.

Kondisi itu terlihat jelas dalam pantauan lapangan. Berbeda dengan suasana aktivitas hiburan malam yang biasanya berlangsung di lokasi tersebut, siang ini akses menuju area dalam tampak tertutup dan aktivitas terhenti.

BACA JUGA:  Bareskrim Gerebek Gelper di Batam, Aktivitas di Lokasi Mendadak Jadi Sorotan

32 Orang Diamankan

Penindakan tersebut bukan sekadar pemeriksaan biasa. Berdasarkan keterangan Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, tim gabungan Subdit IV dan Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) melakukan pengungkapan, dugaan kasus peredaran narkoba di HH Club Planet 3.0 Pub & KTV.

Dalam operasi tersebut, 32 orang diamankan dengan status sebagai tersangka dan saksi. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan narkotika. ANTARA News Jambi + 1.

Bareskrim juga menyebut dugaan peredaran narkoba tersebut, melibatkan pihak manajemen THM. Namun, konstruksi perkara dan peran masing – masing pihak, masih dalam proses pemeriksaan sehingga belum seluruhnya dapat diungkap ke publik. detiknews + 1

BACA JUGA:  Bareskrim Segel HH Club Planet 3.0 Batam, Brankas dan Sejumlah Ruangan Dipasang Police Line

Garis Polisi Jadi Sorotan

Pemasangan garis polisi di lokasi menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, langkah tersebut menunjukkan aparat masih melakukan proses hukum, terhadap lokasi yang menjadi tempat pengungkapan perkara.

Hingga Senin siang, belum seluruh informasi mengenai barang bukti, identitas para tersangka, serta bagaimana dugaan peredaran narkoba tersebut, berlangsung disampaikan secara rinci oleh Bareskrim.

Pihak kepolisian menyatakan informasi lebih lanjut, akan disampaikan setelah pemeriksaan terhadap para tersangka dan saksi selesai dilakukan. https://news.okezone.com/

Kini publik Batam menunggu sejauh mana pengembangan kasus ini, akan menyeret pihak – pihak lain, termasuk dugaan keterlibatan manajemen sebagaimana disampaikan Bareskrim.

Penindakan ini juga kembali menempatkan pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Batam menjadi sorotan. Apalagi sebelumnya, pada Juni 2026, Polda Kepri juga pernah menyatakan akan menelusuri informasi, mengenai dugaan transaksi narkoba yang dikaitkan dengan HH Club. detikcom

BACA JUGA:  Minta Dibebaskan, Commercial Manager ASL Ungkap Santunan Korban dan Kondisi Kesehatan di Hadapan Majelis Hakim

Pantauan di lapangan menunjukkan, hingga siang ini HH Club masih dalam kondisi tertutup dan garis polisi masih terpasang.   (78).

Red.