Gubernur Kepri Dan Walikota Batam Resmikan Pembangunan SMK N 13 Di Kecamatan Bengkong

Batam, BR – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan Walikota Batam, Amsakar Ahmad secara resmi melakukan peletakkan batu pertama secara simbolis, tanda dimulainya pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13, di Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong. Senin (13/7) sekira pukul 11.00 Wib.

Dalam peletakkan batu pertama simbolis itu, selain Gubernur Kepri dan Walikota Batam itu, turut serta Wakil Ketua DPRD Kepri, Anggota DPRD Kepri, Anggota DPRD Batam dan para Kepala OPD di Kepri.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dalam sambutannya dihadapan para tamu undangan dan masyarakat Kelurahan Tanjung Buntung, Bengkong, mengatakan, dimasa lalu itu ada satu statement, satu sinyalemen yang mengatakan begini ” Negara – negara yang besar, yang memiliki sumber daya alam yang banyak, dengan mudah bisa menguasai negara – negara yang lebih kecil”.

” Statement dan sinyalemen itu saat ini sudah jauh berubah, sudah ditinggalkan orang.
Nah sekarang ini negara – negara yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dan memiliki sumber daya manusia yang unggul, maka merekalah negara yang mampu menguasai dunia ini, meskipun negara itu kecil, ” kata Ansar Ahmad.

Nah oleh karena itu, lanjutnya, seorang tokoh anti-apartheid dunia yang kita kenal yang bernama Nelson Mandela, yang pernah menjadi presiden Afrika Selatan pernah berkata, pendidikan adalah senjata paling ampuh bagi kamu untuk menguasai dunia ini.

” Jadi bicara pendidikan kita bicara peradaban kita di masa depan. Kalau kita tidak ingin menjadi santapan bagi negara – negara lain yang lebih menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Apalagi saat ini kita berada di era society 5.0, dimana orang coba mensinkronisasikan antara ruang fisik dan ruang cyber. Maka saat ini yang namanya internet of thing, yang namanya AI, yang namanya big data itu menjadi kebutuhan urgen bagi masyarakat dalam melakukan interaksi sosialnya,” terang Ansar.

BACA JUGA:  Kado Terindah Kemerdekaan, TNI AL Musnahkan 1,3 Ton Ketamine Senilai Rp.4,55 Triliun

Dia juga menyatakan, jika kita ingin maju, tidak hanya kita sejauh mana menguasai, ilmu pengetahuan dan teknologi, itu satu instrumen penting, tapi dia seperti dua sisi mata uang. Teknologi dan ilmu pengetahuan itu akan memberikan nilai dan manfaat kalau kita memiliki SDM yang unggul.

” Bapak Presiden di dalam salah satu program Astacitanya, mendorong agar pemerataan pendidikan itu harus dilakukan di seluruh wilayah pelosok Indonesia. Agar kualitas pendidikan itu perlu terus dibangun, ditingkatkan di semua klaster, ” imbuhnya.

Makanya, lanjutnya, ada namanya sekolah rakyat, ada namanya sekolah Garuda, ada namanya sekolah khusus terpadu yang dibangun oleh Pak Wali dan Ibu Wakil Wali Kota dan para pelaku usaha di kota Batam ini.

” Nah itu yang kita rapatkan juga di RPJMD.
Menjamin pemerataan pendidikan untuk menjamin kualitas sumber daya manusia, yang berkualitas dan berkarakter. Oleh karena itu kita berusaha memenuhi semua kebutuhan – kebutuhan di bidang pendidikan, ” tutur Ansar.

Ansar pun mengemukakan, setiap tahun dengan dukungan pemerintah pusat, Alhamdulillah, Pak Presiden Prabowo ini banyak sekali membangun sekolah – sekolah. Tidak hanya sekolah baru di tingkat SMA, SMK maupun SLTP dan SD, akan tetapi peningkatan tambahan kualitas lokal – lokal di sekolah juga terus dibangun.

BACA JUGA:  Bareskrim Gerebek HH Club Batam, 32 Orang Diamankan, Garis Polisi Masih Terpasang

” Maka kita di Pemprov Kepri, saya kira di Kabupaten/Kota di Kepri juga melakukan hal yang sama. Nah termasuklah sekolah ini kita bangun atas permintaan masyarakat kemarin. Kita biasanya kalau masyarakat minta kita tampung, tapi kita analisis dulu yang menjadi resources, yang menjadi sumber untuk anak – anak di tingkat SMA, SMK itu, ” jelasnya lagi.

Kemudian, sambung Ansar, ketersediaan guru, maka ini kita sedang sibuk melakukan rasionalisasi guru karena memang tidak sedikit sekolah – sekolah baru dibangun, lokal – lokal baru dibangun. Tambahan – tambahan siswa tiap tahun terus berkembang, maju dan meningkat.

” Nah ini mesti direncanakan. Dan terpadu  antara Pemprov dan Kabupaten/Kota,
berapa perkiraan kita kebutuhan sekolah lagi 15 – 20 tahun?, Bagaimana membangun sekolah di Batam ini yang lahannya sudah sangat terbatas?, Maka semua sekolah ke depan kita memang mesti merancang bangunan bertingkat, ya dua tingkat, tiga tingkat, empat tingkat, karena kebutuhan ketersediaan lahan sudah terbatas, ” ungkapnya.

Masih kata Ansar, semua harus kita rancang dengan baik. Dan sekolah ini kita bangun dengan biaya hampir 5 miliar rupiah. Dengan peralatannya sekitar 3 miliar rupiah, kita sekaligus lengkapi. Dan sumber uangnya dari pinjaman daerah. Untuk kepentingan pendidikan juga penting, maka kita melakukan pinjaman daerah dan sebagian untuk membangun sekolah di sini.

BACA JUGA:  Semarak HUT RI Ke - 81, KOMANDO Ajak Driver Online Batam Adu Strategi di Turnamen Domino dan Ludo

” Mudah – mudahan kalau target jadwal kita nanti November, mungkin kita bisa hadir lagi untuk meresmikan sekolah ini insya Allah.
Agar memudahkan anak – anak yang biasa sekolah mungkin jauh – jauh. Dengan berbagai keterbatasan nanti tersedia sekolah disini, ” ucapnya.

Ansar juga tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPRD Provinsi, dimana provinsi itu SMA masih dikejar orang dengan jumlah yang lebih mayoritas dari SMK. Tapi di tempat kita berbeda, kemarin itu 62% lebih itu masyarakat menyerbu SMK – SMK.

” Maka kita sudah mempolakan
Kepri ini SMA cukup 30% aja SMK nya 70%
Kenapa demikian?, karena Kepri ini termasuk Enjinnya Batam adalah sumber investasi lapangan kerja, di bidang industri pengolahan, banyak sekali terus berkembang dan tersedia, ” terang Ansar.

Maka, lanjutnya lagi, kita butuh tenaga – tenaga siap pakai dan orang tua sudah menyadari itu. Sehingga lebih punya animo yang besar untuk menyekolahkan anaknya di SMK – SMK itu.

Ansar juga memberitahukan, kemarin ini dua sekolah SMA yang kita konversi menjadi SMK. Ini tahun kita bangun dua sekolah SMK satu di sini, satu di Tanjung Uncang.

” Sudah saya resmikan kemarin
Kenapa SMK – SMK jadi menarik?, karena atas bantuan Pak Wali dan Ibu Wakil Wali Kota, Alhamdulillah kita mudah melaksanakan program Link SMK – SMK dengan industri – industri yang terkait dengan Sekolah – sekolah, ” pungkas Ansar Ahmad.  (78). 

Red.